logo
Home

LANGKAH KETIGA: Alkitab

Tuhan telah memberikan kita Alkitab sebagai buku petunjuk untuk dapat menjalani hidup sebagai orang Kristen.

Di Amerika, banyak orang laki-laki mempunyai reputasi  buruk karena mereka tidak suka mengikuti peraturan-peraturan. Dan sekaliipun enggan, terpaksa harus saya akui bahwa ini
mungkin benar.

Bagi saya sendiri, beberapa tahun yang lalu, ketika sedang merakit ayunan untuk anak laki2 saya. Ternyata saya dapatkan bahwa ayunan ini terdiri dari lebih dari 490 bagian. Jadi saya memutuskan tidak akan mencoba-coba untuk memasangnya sendiri. Saya memutuskan untuk membaca dan mengikuti buku instruksinya, sebab seorang lain yang lebih ahli telah mengerjakannya dan tahu bagaimana melakukannya dengan benar.

Demikian juga Tuhan tidak mengharapkan kita untuk dapat hidup sebagai seorang kristen dengan sendirinya. Ia memberikan kita Alkitab yang akan menunjukan kepada kita bagaimana dapat menjalani hidup kristiani.

Alkitab terdiri dari 2 bagian besar: Kitab Perjanjian Lama,yang menceritakan mengenai kehidupan orang2 Yahudi  di jaman sebelum Kristus, dan Kitab Perjanjian Baru, yang menceritakan mengenai kehidupan Kristus dan  gereja mula-mula..

Berapa seringnya harus kita baca Alkitab itu ?
Sebetulnya tidak ada aturan yang khusus..
Tetapi sama  juga seperti kita tidak dapat melewati satu hari tanpa makanan jasmani, adalah baik juga bagi kita untuk mendapat makanan rohani dari Allah setiap hari.dengan  belajar dari pelajaran2 Alkitab untuk hari itu.

Suatu cara yang baik adalah untuk memulainya dengan dengan membaca dari Kitab Perjanjian Baru, mulai dari Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes yang menceritakan mengenai kehidupan Yesus Kristus sewaktu ada didunia.

Alkitab itu disebut sebagai "pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku".  Tuhan tidak mengharapkan saudara untuk menjalani hidup kekristenan saudara didalam kegelapan, tetapi. saudara dapat meminta kepada Tuhan untuk memberikan saudara inspirasi dari Alkitab dan Ia  menerangi jalanmu bagaikan suluh bagi jalan kehidupanmu.

langkah berikutnya