logo
Home

10. Saudara dapat mengalami pengalaman indah dalam memberi.

Alkitab berkata "Kasihilah Allah " dan "Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri".

Persoalannya adalah  bahwa hukum-hukum ini bertentangan dengan sifat mementingkan diri (egoisme) kita. Kita ingin mengumpulkan sebanyak mungkin untuk diri kita sendiri didalam dunia ini. Malah ada sebuah peribahasa  bahasa Inggris yang mengatakan :"Dia yang mati dengan mainan terbanyaklah yang menang". Persoalanya adalah, dari sudut pandang Allah, kita datang tanpa membawa apa-apa kedunia ini dan kita juga tidak akan meninggalkan dunia ini dengan membawa sesuatu.

Jadi selama kita hidup di dunia ini, marilah kita meng-investasi hidup kita, waktu kita, talenta kita, harta kita, tidak hanya untuk memelihara keluarga kita sendiri saja,.yang tentunya tidak salah ,tetapi juga untuk menolong orang-orang lain dan juga untuk mencapai dunia bagi Kristus. Jikalau saudara menjadi anggota dari sebuah gereja yang baik, saya anjurkan agar saudara mulai memberi dengan murah hati distu..Ada banyak oraganisasi2 kristen didunia ini yang berusaha untuk mencapai dunia bagi Kristus. Berdoalah agar Tuhan menunjukan bagaimana saudara dapat berinvestasi dengan membantu mencapai dunia bagi Yesus Kristus.

Ayat-ayat pokok

“Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." (Kisah 20:35)

“Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku." (Matius 25:40)

“Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita."  (2 Korintus 9:7)

Untuk membaca selengkapnya Klik disini